Sering Mengalami Keputihan? Ini 5 Risiko Jika Terus Dibiarkan!

Kesehatan

Sumber: Klikdokter.com

Setiap wanita pasti pernah atau akan mengalami yang namanya keputihan. Hal ini dikarenakan keputihan adalah salah satu bentuk pembersihan diri dari organ kewanitaan dan menjadi hal yang sangat wajar. sel-sel mati yang tersisa akan keluar dari tubuh melalui hal tersebut.

Namun, pernahkah Anda mengalami keputihan yang disertai rasa gatal dan bau tidak sedap? Ternyata, hal itu menjadi pertanda bahwa keputihan terjadi secara abnormal. Selain itu, ditandai dengan warna keputihan yang berbeda dan disertai dengan darah. Jika Anda mengalami hal tersebut, ada baiknya untuk berkonsultasi segera dengan dokter.

Keputihan sering diabaikan oleh para wanita. Tidak jarang jika penyakit serius mulai bermunculan dan ketahuan ketika sudah mulai berkembang. Ada baiknya untuk mencegah dari sekarang dan tidak mengabaikan hal kecil seperti itu. Karena dengan keputihan bisa terjadi beberapa risiko di bawah ini. Yuk, simak ulasannya!

  • Infeksi pada Pasangan

Bagi Anda yang sudah menikah dan mengalami keputihan ada baiknya untuk tidak melakukan hubungan. Hal ini dikarenakan bisa mengakibatkan infeksi pada pasangan Anda. Selain itu, saat melakukan hubungan juga akan terasa tidak nyaman dan sedikit terganggu dengan hal itu. Akibatnya hubungan menjadi kurang terasa puas. Salah satu penyakit menular yang bisa berakibat pada pasangan Anda adalah infeksi saluran kencing. 

  • Rasa Nyeri Berkelanjutan

Keputihan secara abnormal juga bisa mengakibatkan rasa nyeri yang berkelanjutan. Wanita akan merasakan nyeri di sekitar perut dan pinggul. Akibatnya berbagai aktivitas semakin terganggu. Hal ini dikarenakan terjadinya infeksi oleh bakteri dan jamur. Akibatnya saat buang air kecil akan merasakan sakit. 

  • Kanker Serviks

Menurut penelitian, kanker serviks menduduki urutan teratas dan menjadi masalah bagi para wanita. Banyak yang mengalami keputihan dan berujung pada kanker serviks. Untuk itu, jika mengalami keputihan secara tidak wajar segera cek agar bisa tahu lebih lanjut. Meski kanker ini sulit dideteksi sejak awal tapi ada baiknya untuk melakukan pencegahan. 

Salah satu penyakit ini bisa berakibatkan pada kematian. Untuk itu lara wanita harus waspada dan menjaga area kewanitaan agar terhindar dari penyakit tersebut. Salah satu cara untuk menjaga area kewanitaan adalah dengan menjaga pola makan. Mengonsumsi makanan cepat saji dan digoreng bisa mengakibatkan penyakit keputihan. 

Tidak hanya menjaga pola makan saja, tapi juga menjaga gaya hidup seperti menghindari merokok dan mengonsumsi alkohol. Dengan melakukan pola hidup sehat, risiko untuk mengalami penyakit ini sedikit berkurang.

  • Infertil

Sebagian orang pasti masih merasa asing dengan kata tersebut. Infertil lebih dikenal dengan nama mandul. Seorang wanita yang mengalami keputihan secara abnormal bisa mengakibatkan risiko terjadinya kemandulan. Hal ini terjadi karena bakteri menumpuk sehingga merusak hormon yang ada pada area kewanitaan.

Akibatnya bakteri dan jamur lebih cepat berkembang. Alhasil bukan hanya terjadi infeksi saja tapi juga terjadinya penyumbatan pada saluran indung telur. Hal itulah yang membuat seorang wanita dengan penyakit keputihan susah untuk mendapatkan anak.

  • Kehamilan di Luar Kandungan

Pernah mendengar hamil di luar kandungan? Wanita yang mengalami keputihan juga akan berisiko untuk mengalami kehamilan di luar kandungan. Hal ini dikarenakan adanya infeksi yang terjadi pada tuba falopi. Akibatnya pertumbuhan pada bayi akan menjadi terhambat. Tidak hanya nyawa bayi saja yang terancam tapi juga nyawa sang ibu. 

Nah, itulah beberapa risiko yang bisa terjadi akibat keputihan. Yuk, jaga area kewanitaan dari sekarang! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *